Rabu, 27 Mei 2015

~Cerita Dia dan Selimut Dambaannya~



~Cerita Dia dan Selimut Dambaannya~

Terbaring kelelahan
Mengerekot batang tubuhnya
Sehingga lutut bertemu dagu
Sehingga mengerutup giginya
Dia meraung tanpa bersuara
Menahan kesakitan dan derita
Sekadar ditemani air mata
Yang laju bercucuran
Membasahi pipi cengkungnya...

Kesakitan itu menjelma lagi buat dirinya
Raungan bisu dirinya bergema lagi
Lara dan derita yang seketika dahulu menghilang
Kini kembali menerobos dan menusuk lalu bermastautin di kamar jiwanya.
Sakitnya dia!
Deritanya dia!

Tatkala tubuhnya berkalih dalam kepayahan
Bibirnya yang lesu mengungkap nama Yang HAQ,
Memohon dalam bisikkan lemah
Supaya DIA mengirimkan malaikatNYA!
Dia merayu penuh kepayahan,
Semoga kesakitan duniawi yang ditanggungnya
Bisa terhenti dan terhapus tatkala selimut putih hadir menutupi jasad kakunya nanti...

Dia tahu...
Kesakitan yang ditanggungnya kini
Bisa menghapuskan dosa-dosa silamnya.
Dia tahu,
Yang HAQ menyaksikan segalanya
Dan dia juga tahu,
Yang HAQ sayangkan dirinya sehingga dia diuji sebegitu rupa!

Namun,
Dia seolah tidak mampu lagi menahan dan menahan derita
Iman nipisnya tidak berdaya lagi menerima Qhada dan QhadarNYA,
Tatkala rohnya sudah tidak terdaya
menelan lara yang berkampung di jiwanya!
Walaupun dia tahu
meminta pengakhiran dariNYA itu berdosa,
dia tetap berbisik dan berdoa!
biarpun dia tahu
pengakhiran itu merupakan permulaan kehidupan di Sana,
yang sejuta kali ganda peritnya dari dunia,
dia tegar meminta!

Dia tetap mahukan pengakhirannya.
Dia tetap mahu dilamar Izrail lalu bernikah dengan ajal!
kerna bagi dirinya,
itulah penamat segala kesakitan dan deritanya!

Bagi dia kini,
Hanya selimut putih yang didambakannya
Dan selimut dambaannya itu
Hanya akan hadir tatkala Izrail sudahpun melamarnya
Selimut dambaannya itu akan hadir
Untuk menyelimuti jasad kakunya setelah dia bernikah dengan ajalnya!

Hurmmm...
Nais benar dirinya...!

~vivianurazura~
06/01/15

23.55pm Perak.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan