Rabu, 27 Mei 2015

~SINGKAPAN TABIR MEMORI~








Resah menggamit
tatkala tabir memori silam tersingkap.
Tika itu...

hilai tawamu mengisi suasana 
Gurau sendamu menceriakan sentiasa...

Keriangan waktu itu membuatkan segalanya indah sentiasa.

aku ingin mengembalikan itu semua,
aku ingin kehadiran dirimu yang ceria.

Namun kini...

Hanya kesakitan mengisi jasadmu
hanya erangan derita yang terbit dari bibirmu...

Maka bertelekulah aku bersama juraian mutiara jernih
Mengelus perlahan tanpa esakan suara
Kerna kesakitan menguasai batinku

tatkala melihatkan kesakitanmu.
seandainya bisa, aku ingin meraup kesakitanmu itu!
aku ingin menanggung sekali penderitaanmu itu!


Jauh di sudut hati, aku ingin dirimu kembali seperti dulu,
Bergurau bersenda tawa tanpa hadirnya air mata.
Namun...

Takdir DIA,tiada siapa yang bisa menghalangnya...
Bisakah kulabuhkan lagi tabir tawa riang tatkala matamu kutatap?


...Aku semakin kelelahan untuk terus mengukirkan senyuman...




~aku redhai biarpun terlalu sukar untukku melakonkan watak riang di hadapanmu~




~vivianurazura~
19/04/15 19:05pm
Perak.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan